Sabtu, 24 November 2012

arus transaksi

  
 Arus transaksi
Arus transaksi disebut juga arus kas adalah arus masuk dan arus keluar kas atau setara kas (cash equivalent) atau investasi yang sifatnya sangat likuid, berjangka pendek dan yang cepat dapat di jadikan kas dalam jumlah tertentu tanpa menghadapi resiko perubahan nilai yang signifikan (Ikatan Akuntan Indonesia 2004 : 2.2). Arus Kas adalah arus kas masuk operasi dengan pengeluaran yang dibutuhkan untuk mempertahankan arus kas operasi dimasa mendatang (Brigham dan Houston 2001 : 47). Dari kedua pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa Arus Kas adalah arus kas masuk dan arus kas keluar atau setara kas dalam periode tertentu yang berjangka pendek dalam pengelolaan uang yang dimiliki perusahaan.

 Komponen-komponen system pemrosesan transaksi
komponen pemrosesan terdiri dari
a) Input = Input dalam suatu proses transaksi adalah dokumen sumber yang dapat berupa formulir atau bukti transaksi lainnya.
b) Proses= Dalam system manual terdiri dari kegiatan pemasukkan data transaksi kedalam jurnal. Dalam sistem komputer, prosesnya dilakukan dengan memasukkan data kedalam file transaksi

c) Penyimpanan=Media penyimpanan dari transaksi secara manual adalah Buku Besar. Buku besar ini menyediakan ikhtisar transaksi-transaksi keuangan perusahaan. Proses pemasukkan data dari jurnal kedalam buku besar disebut “POSTING”. Untuk sistem komputer, posting ini dilakukan dengan mengup-date file master menggunakan file transaksi

d) Output.= jenis keluaran yang dihasilkan dari proses transaksi, antara lain : Laporan keuangan, Laporan Operasional, Dokumen Pengiriman, faktur, dsb

    Perancangan system tata buku berpasangan

Sistem berpasangan adalah sistem pencatatan semua transaksi ke dalam dua bagian, yaitu debet dan kredit. Kemudian kedua bagian ini diatur sedemikian rupa sehingga selalu seimbang.

Motode penyusunan tata buku berpasangan ada 2 yaitu motode ayat-ayat pindahan tunggal dan motode ayat-ayat pindahan berumpun(kolektif)

    Sistem kode akun untuk pemrosesan transaksi
kode adalah suatu kerangka yang menggunakan huruf atau angka (atau kombinasi keduanya) untuk memberikan klasifikasi pada sesuatu.

· Tujuan PengkodeaN
a) Mengidentifikasi data akuntansi secara unik
b) Meringkas data
c) Mengklasifikasikan rekening/transaksi
d) Menyampaikan makna tertentu

        Metode pengkodean
a) Kode angka atau huruf berurutan = tiap rekening diberi kode angka atau huruf ecara berurutan.
b) Kode angka blok= rekening dikelompokkan menjadi beberapa golongan dan tiap golongan disediakan satu blok angka yang berurutan untuk memberi kodenya.
c) Kode angka kelompok diberikan dengan memberikan nomor kode untuk setiap kelompok, golongan, subgolongan dan jenis rekening.
d) Kode Mnemonic= Pemberian kode dengan menggunakan Huruf yang disingkat mendekati bentuk aslinya, misalnya, Aktiva lancar = AL, Jurnal Penjualan = JP, dsb.

    Perancangan formulir dan pertimbangan-pertimbangan penyimpanan catatan untuk menyimpan catatan dan memisahkan semua kegiatan transaksi kita bisa membuat suatu formulir. Formulir yang kita buat harus jelas dan memuat seluruh isi kegita transaksi

manfaat formulir adalah :
1. untuk meminta dilakukannya suatu tindakan.
2. untuk mencatat tindakan yang telah dilaksanakan
SUMBER : http://arlansandy-arlans.blogspot.com/2011/11/sistem-informasi-akuntansi-minggu-iii.html

teknik dan dokumentasi


Teknik dan dokumentasi system
2.1 pemakaian teknik-teknik
      Teknik –teknik system merupakan alat yang digunakan dalam menganalisa,merancang, dan mendokumentasikan system dan hubungan antarsubsistem. Teknik –teknik tersebut umumnya bersifat grafikal (piktoral). Teknik –teknik system penting bagi auditor intern dan ekstern dan juga para personel system dalam pengembangan system informasi. Teknik –teknik system juga digunakan oleh akuntan yang melakukan pembuatan system, baik secara intern bagi perusahaan maupun secara ekstern sebagai seorang konsultan.
2.2 teknikn –teknik system
     Bagan arus (flowchart).
      Merupakan alat yang digunakan untuk:
·        Dokumentasi system yang sudah ada.
·        Mendesain system baru.
·        Memberi petunjuk bagi programmer yang akan membuat dan memperbaruhui program computer.
Bagan arus terdiri dari dua macam yaitu:
1.        Dokumen flowchart.
2.      System/proses flowchart.
       Bagan arus dokumen.
          Bagan yang digunakan untuk menganalisa distribusi dokumen (kadang sumber daya fisik lain) diantara unit organisasi dalam suatu system(document oriented).
          Langkah-langkah dalam penyusunan dokumen flowchart.
·        Mengidentifikasikan departemen-departemen yang ikut ambil bagian dalam suatu system.
·        Mengidentifikasikan dokumen sumber yang akan digunakan.
·        Menggambarkan bagaimana dokumen-dokumen dibuat, diproses dan digunakan.
·        Menambahkan catatan yang akan memberikan keterangan mengenai suatu symbol  atau kegiatan.
   Bagan arus system.                          
          Bagan yang menyediakan gambaran yang lebih lengkap mengenai langkah-langkah proses dalam suatu system (process oriented).
          System flowchart terdiri dari beberapa tingkatan:
·        High-level system flowchart, system flowchart yang penggambarannya sangat umum dan memberikan gambaran sekilas mengenai system.
·        Intermediate-level system flowchart, penggambarannya suatu proses yang lebih detail.
·        Low level system fl.owchart, menggambarkanb secara khusus aplikasi-aplikasi atau kegiatan-kegiatan dari suatu proses.
     Bagan arus program
          Bagan yang menggamnbarkan rangkaian atau urutan dari operasi logis yang dikerjakan computer dalam menjalankan suatu program.
          Meskipun tidak ada aturan khusus mengenai pembuatan flowchart, tapi terdapat beberapa panduan yang dapat diikuti dalam pembuatan flowchart.
1.        Symbol dari proses harus selalu diletakkan diantara symbol input dan symbol output.
2.      Pembuatan flowchart harus dimulai dari pojok kiri atas.
3.      Selalu menggunakan symbol yang tepat tergantung dari jenis flowchartnya.
4.     Hindari kekusutan dan kekacauan dengan menghindari garis yang berpotongan, apabila harus ada, dapat digunakan symbol koneksi.
5.      Harus ada keterangan / deskripsi untuk memberikan kejelasan.
Sumber : http://tio-motorkawasaki.blogspot.com/2012/11/teknik-dan-dokumentasi-sistem.html

Minggu, 04 November 2012

diagram dfd



Di bawah ini akan diberikan suatu contoh pembuatan DFD untuk studi kasus Sistem Pemesanan Taksi.
Studi kasus:
Sebuah perusahaan taksi berupaya meningkatkan layanannya dengan mengembangkan sistem pemesanan taksi (SiPeTax) berbasis web mobile.
Spesifikasi SiPeTax:
1. Mampu melayani permintaan pesanan dari pelanggan.
2. Menerima status dan lokasi armada taksi yang dikirimkan oleh pengemudi.
3. Mampu mendistribusikan informasi pemesanan ke seluruh PDA pengemudi taksi.
4. Menyajikan laporan pengangkutan kepada pihak manager.
Untuk memudahkan analisis SiPeTax, pihak perusahaan menyewa Anda untuk memodelkan diagram konteks sampai DFD level 1.
Jawaban:
DFD level 0
DFD level 1

gambar simbol-simbol diagram alur

Kamis, 18 Oktober 2012

1.4 pengertian sistem informasi

 PENGERTIAN SISTEM INFORMASI
 
Informasi merupakan hal yang sangat penting bagi manajemen dalam pengambilan keputusan. Inforamsi diperoleh dari sistem informasi (informastion systems) atau disebut juga dengan processing system atau information processing systems atau information-generating systems. Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manejerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan. Dan berikut ini adalah definisi Sistem Informasi yang lainnya
Sistem informasi adalah sekumpulan hardware, software, brainware, prosedur dan atau aturan yang diorganisasikan secara integral untuk mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat guna memecahkan masalah dan pengambilan keputusan.

1.3 pengertian akutansi

Akuntansi adalah pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi,  lembaga pemerintah.

1.2 pengertian informasi

Informasi adalah data yang telah diproses menjadi bentuk yang memiliki arti bagi penerima dan dapat berupa fakta, suatu nilai yang bermanfaat. Jadi ada suatu proses transformasi data menjadi suatu informasi == input - proses – output .